|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Mitos Tentang Permintaan MaafCategory : Must ReadTidak ada sebuah hubungan yang sempurna. Membuat kesalahan merupakan hal yang biasa terjadi. Meminta maaf adalah cara terbaik yang perlu dilakukan seseorang atas kesalahannya. Namun, ada beberapa mitos salah yang berkembang tentang permintaan maaf : Mitos pertama: Meminta maaf berarti Anda lemah Banyak orang yang menganggap bahwa meminta maaf berarti menunjukkan kelemahan. Kenyataannya bahwa orang yang meminta maaf berarti orang yang berani dan berjiwa besar untuk mengakui kesalahan. Mitos kedua: Meminta maaf berarti akan kehilangan Mengakui kesalahan kemudian meminta maaf, berarti Anda akan kehilangan kekasih. Hal tersebut adalah salah, justru dengan meminta maaf Anda akan menyudahi sebuah pertengkaran. Mitos ketiga: Meminta maaf harus pamrih Anda akan meminta maaf jika menguntungkan untuk Anda. Misalnya dengan mengucapkan kata "saya akan... jika kamu mau..." dan trik-trik lainnya. Hal tersebut malah membuktikkan bahwa Anda tidak tulus dalam melakukan permohonan maaf. Padahal kekasih Anda ingin melihat ketulusan Anda dan berani mengakui kesalahan. Facebook
<< Back 0 Comment
| 974 hits | Posted by Callrid at 2011-05-24 22:50:17
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Last Modified
08-November-2011, 23:21:04 pm callrid.com Created 2006-2012 by Anton Ongsono All rights reserved |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||