Thursday, 09 February 2012

Ketika Kita Harus Memilih

Category : Renungan
Alkisah seorang raja yang kaya raya dan sangat  baik, ia mempunyai banyak
sekali emas dan kuningan, karena terlalu banyak  sehingga antara emas dan
kuningan tercampur menjadi satu. Suatu hari raja yang baik hati ini
memberikan  hadiah emas kepada seluruh rakyatnya, dia membuka gudangnya
lalu  mempersilakan rakyatnya mengambil kepingan emas terserah mereka.

Karena  antara emas dan kuningan tercampur menjadi satu sehingga sulit
sekali di  bedakan, mana yang emas dan mana yang kuningan, lalu mana yang
emasnya 24  karat dan mana yang emasnya hanya 1 karat, namun ada peraturan
dari sang  raja, yaitu apabila mereka sudah memilih dan mengambil satu
dari
emas  itu, mereka tidak boleh mengembalikannya lagi.

Tetapi raja menjanjikan bagi  mereka yang mendapat emas hanya 1 karat atau
mereka yang mendapatkan  kuningan, mereka dapat bekerja dikebun raja dan
merawat pemberian raja itu  dengan baik, maka raja akan menambah dan
memberikan kadar karat itu sedikit demi  sedikit. Mendengar itu
bersukacitalah rakyatnya, sambil mengelu-elukan  rajanya. Mereka datang
dari penjuru tempat, dan satu persatu dari mereka dengan berhati-hati
mengamat-amati benda-benda itu, waktu yang diberikan kepada mereka  semua
ialah satu setengah hari, dengan perhitungan setengah hari untuk memilih,
setengah hari untuk merenungkan, dan setengah hari lagi untuk  memutuskan.

Para prajurit selalu siaga menjaga keamanan pemilihan emas  tersebut,
karena tidak jarang terjadi perebutan emas yang sama diantara mereka.
Selama proses pemilihan berlangsung, seorang prajurit mencoba bertanya
kepada  salah seorang rakyatnya, "apa yang kau amat-amati, sehingga satu
setengah hari  kau habiskan waktumu disini?", jawab orang itu "tentu saja
aku harus  berhati-hati, aku harus mendapatkan emas 24 karat itu", lalu
tanya prajurit itu  lagi "seandainya emas 24 karat itu tidak pernah ada,
atau hanya ada satu  diantara setumpuk emas ini, apakah engkau masih saja
mencarinya?, sedangkan  waktumu sangat terbatas", jawab orang itu lagi
"tentu saja tidak, aku akan  mengambil emas terakhir yang ada ditanganku
begitu waktuku habis". Lalu  prajurit itu berkeliling dan ia menjumpai
seorang yang tampan, melihat  perangainya ia adalah seorang kaya,
bertanyalah prajurit itu kepadanya "hai  orang kaya apa yang kau cari
disini, bukankah engkau sudah lebih dari cukup?"  ,jawab orang kaya itu
"bagiku hidup adalah uang, kalau aku bisa mengambil emas  ini, tentu saja
itu berarti menambah keuntunganku".

Kemudian prajurit itu  kembali mengawasi satu persatu dari mereka, maka
tampak olehnya seseorang, yang  sejak satu hari ia selalu menggenggam
kepingan emasnya, lalu dihampirinya orang  itu "mengapa engkau diam
disini?, tidakkah engkau memilih emas-emas  itu? atau tekadmu sudah bulat
untuk mengambil emas itu?",mendengar perkataan  prajurit itu, orang ini
hanya diam saja, maka prajurit itu bertanya lagi "atau  engkau yakin bahwa
itulah emas 24 karat, sehingga engkau tidak lagi berusaha  mencari yang
lain?", orang itu masih terdiam, prajurit itu semakin penasaran,  lalu ia
lebih mendekat lagi "tidakkah engkau mendengar pertanyaanku?", sambil
menatap prajurit, orang itu menjawab "tuan saya ini orang miskin, saya
tidak pernah tahu mana yang emas dan mana yang kuningan, tetapi hati saya
memilih emas ini, sayapun tidak tahu, berapa kadar emas ini, atau jika
ternyata  emas ini hanya kuninganpun saya juga tidak tahu", "lalu mengapa
engkau  tidak mencoba bertanya kepada mereka, atau kepadaku kalau engkau
tidak   tahu" tanya prajutit itu lagi. "Tuan emas dan kuningan ini milik
raja, jadi  menurut saya hanya raja yang tahu, mana yang emas dan mana
yang
kuningan, mana  yang 1karat dan mana yang 24 karat. Tapi satu hal yang
saya
percaya janji raja  untuk mengubah kuningan menjadi emas itu yang lebih
penting" jawabnya lugu.  Prajurit ini semakin penasaran "mengapa bisa
begitu?", "bagi saya berapapun  kadar karat emas ini cukup buat
saya,karena
kalau saya bekerja, saya membutuhkan waktu bertahun-tahun menabung untuk
membeli emas tuan" prajurit tampak tercengang mendengar jawaban dari orang
ini, lalu ia melanjutkan perkataannya  "lagi pula tuan, peraturannya saya
tidak boleh menukar emas yang sudah   saya ambil", "tidakkah engkau
mengambil emas-emas yang lain dan menukarkannya  sekarang, selagi masih
ada
waktu?" tanya prajurit lagi,"saya sudah  menggunakan waktu itu, kini waktu
setengah hari terakhirsaya, inilah  saatnya saya mengambil keputusan, jika
saya gantikan emas ini dengan yang  lain, belum tentu saya mendapat yang
lebih baik dari punya saya ini, saya  memutuskan untuk mengabdi pada raja
dan merawat milik saya ini, untuk  menjadikannya emas yang murni".

Tak lama lagi lonceng istana berbunyi,tanda  berakhir sudah kegiatan
mereka. Lalu raja keluar dan berdiri ditempat yang  tinggi sambil berkata
"wahai rakyatku yang kukasihi, semua emas yang kau genggam  itu adalah
hadiah yang telah kuberikan, sesuai dengan perjanjian, tidak  seorangpun
diperbolehkan menukar ataupun menyia-nyiakan hadiah itu, jika  didapati
hal
diatas maka orang itu akan mendapat hukuman karena ia tidak  menghargai
raja" kata-kata aja itu disambut hangat oleh rakyatnya. Lalu sekali  lagi
dihadapan rakyatnya raja ingin memberitahu tentang satu hal "dan
ketahuilah, bahwa sebenarnya tidak ada emas 24 karat itu, hal ini
dimaksudkan  bahwa kalian semua harus mengabdi kepada kerajaan, dan hanya
akulah yang dapat menambah jumlah karat itu, karena akulah yang
memilikinya. Selama satu setengah hari, setengah hari yang kedua yaitu
saat
kuberikan waktu kepada kalian semua  untuk merenungkan pilihan, kalian
kutunggu untuk datang kepadaku menanyakan  perihal emas itu, tetapi sayang
sekali hanya satu orang yang datang kepadaku  untuk menanyakannya".
Demikianlah raja yang baik hati dan bijaksana itu  mengajar rakyatnya, dan
selama bertahun-tahun ia dengan sabar menambah karat  satu persatu dari
emas rakyatnya.
dikutip dari :Kumpulan Sharing dan  Cerpen Judul Asli : When We Have to
Choice

Like this articles? share it with Share With FacebookFacebook
<< Back
0 Comment | 1094 hits | Posted by Callrid at 2007-03-08 09:37:23

Related Read

Add Comment
Name :
Web :
Comment :

Code :
 

Other Source
A Practical Guide On Complete Multivitamins
Many of us have a hard time deciding what the best multivitamin is for us. This is completely confusing and difficult especially when there are so many bottles to scan in the various aisles of the...

High Blood Pressure
The nutritional benefits of low-fat dairy products are well known for ages. The latest studies show that the ingredients of dairy products - some combination of milk proteins are effective and...

Welcome To Mimicwatch.com - Quality Luxury Replica Vacheron Constantin Watches At Affordable Price
When entering our online store at Mimicwatch.com, you are given an unique opportunity to choose among a wide selection of famous Replica Watches and Replica handbags such as Replica Vacheron...

Ebook Marketing Tips
A great way to have a product to sell on the Internet is an e-book which almost anyone can create. There is no longer any need for delaying with the simple process detailed below. If you are afraid...

Tactical Asset Marketing
Asset Management Different Asset Allocation Strategies Asset marketing is the process of dividing a portfolio into major asset categories such as cash, stocks, real estate, or...

Shout Box
2012-02-09 20:35:25 
asym
tukang koleksi lagu armada masuk kesini ya,
2012-02-06 19:57:17 
rumah dijual
selalu dagdigdug kalau bertemu dia
2012-02-03 05:38:35 
mobil bekas
jalan-jalan
2012-02-02 19:39:38 
Meilani
wkwkwkwkwk
2012-02-01 12:38:12 
Software Akuntansi
Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik

Site Partners


Search Articles

Web Statistic
No Visitor :
2710207
Today Visitor :
2877
Online Visitor :
1
what is my ip address? Page Rank Checker

< Feb 2012 >
SMTWTFS
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
26272829

Increase Page Rank

Last Modified 08-November-2011, 23:21:04 pm
callrid.com Created 2006-2010 by Anton Ongsono
All rights reserved