Tuesday, 22 May 2012

Bagaimana Menulis Surat Lamaran Kerja?

Category : Tips

Banyak pelamar berharap tidak perlu menulis surat lamaran kerja untuk

melengkapi resume atau CV, karena menurut mereka menyusun resume saja

sudah menghabiskan banyak waktu dan usaha selain itu resume

seringkali dianggap sudah memberikan semua informasi yang dibutuhkan

oleh perusahaan.   Namun demikian surat lamaran ternyata berperan

penting dalam mengarahkan pembaca (petugas rekrutmen & seleksi) untuk

membaca resume pelamar, jika difokuskan pada bagaimana dan mengapa

kemampuan khusus, pengalaman, prestasi, dan kepribadian pelamar akan

menguntungkan bagi perusahaan yang dituju.

Jenis Surat Lamaran

Pada dasarnya, ada dua jenis surat lamaran.  Yang pertama digunakan

untuk menanggapi suatu iklan lowongan, umumnya disebut surat

pengantar standard.  Jenis ini lebih mudah untuk ditulis karena

beberapa kriteria dari suatu jabatan sudah diketahui melalui iklan,

sehingga membantu pelamar mengetahui apa yang dibutuhkan pembaca.

Jenis surat lamaran ini dapat juga digunakan jika seseorang

mereferensikan atau merekomendasikan Anda ke sebuah perusahaan.

 

Jenis yang kedua adalah surat lamaran yang digunakan jika pelamar

mengincar perusahaan tertentu yang disukai namun tidak ada posisi

lowong yang dipublikasikan.  Walaupun beberapa perusahaan mungkin

jengkel dengan surat lamaran yang tidak diminta ini, namun  tidak

jarang perusahaan (baca: HRD) akan memperhitungkan surat lamaran yang

dibuat oleh para pelamar yang benar-benar memenuhi syarat.  Meskipun

pelamar mungkin tidak segera dihubungi, namun jika sewaktu-waktu

perusahaan membutuhkan tenaga baru maka tidak jarang para pelamar

yang qualified akan dipanggil. Kebutuhan perusahaan bisa saja muncul

karena beberapa alasan seperti ada pegawai yang baru saja

mengundurkan diri, suatu posisi/jabatan baru diadakan untuk keperluan

mendadak, ada yang akan pensiun, atau baru saja ada PHK.  Inilah yang

seringkali disebut “bursa kerja tersembunyi”. 

 

Demi menjaga agar surat lamaran anda (terutama jenis lamaran kedua)

tidak "dibuang" oleh pembaca, maka amatlah penting bagi penulis

(anda) untuk mengetahui karakter pembaca, seluk-beluk posisi/jabatan

yang Anda incar, dan keadaan perusahaan tujuan Anda. Jika pada surat

lamaran standard ketika melamar suatu posisi yang telah diiklankan,

Anda sudah dapat memperkirakan apa yang pembaca inginkan dan apakah

mereka berkenan menerima surat lamaran Anda, maka pada lamaran yang

tidak diminta, sangat penting membuat pembaca Anda merasa bahwa apa

yang Anda katakan dan tawarkan itu berharga untuk waktu dan perhatian

yang mereka berikan.

 

  Dasar-Dasar Surat Lamaran

  Garis besar surat lamaran kerja biasanya adalah sebagai berikut:

  1. Penampilan Fisik

Pertama-tama, harus diperhatikan bahwa tampilan surat lamaran itu

sama pentingnya dengan tampilan resume.  Ingatlah bahwa hal pertama

yang dilihat pembaca adalah surat pengantar.  Surat pengantar

haruslah sama dengan gaya penulisan, tampilan, kop, cetakan dan

kualitas kertas resume.  Surat Lamaran idak boleh terlihat hanya

sebagai tambahan ala kadarnya, melainkan harus merupakan bagian tak

terpisahkan dari keseluruhan surat lamaran.  

 

  2.  Isi

a.  Kepala Surat

Kop/kepala  surat:  terdiri dari nama, alamat, nomor telepon, atau

email. Pastikan semuanya mudah dibaca

Tanggal:  penting untuk memberikan tanggal penulisan lamaran sebagai

indikasi tanggal informasi dan hal-hal lainnya yang berhubungan.

Nama yang dituju dan jabatannya:  sedapat mungkin dapatkan nama orang

yang dituju (khususnya untuk surat lamaran jenis kedua), diikuti

dengan nama jabatan, nama perusahaan, alamat, kota, dan kode pos.

Kode jabatan atau nomor referensi untuk posisi yang telah diiklankan.

Dan untuk yang tidak diiklankan cukup tuliskan nama jabatan. Tuliskan

pada bagian perihal.

Salam pembuka: gunakan nama yang dituju, misalnya kepada Yth.

Bpk/Ibu.........., atau kepada Yth. Direktur HRD PT……….

b.  Alenia Pembuka

Walaupun Anda tergoda untuk menulis kalimat pembukaan yang menarik,

namun harus tetap diingat bahwa ada nilai tersendiri bagi pembaca

dalam mengidentifikasi iklan atau posisi yang Anda lamar pada bagian

awal surat Anda, oleh karena itu biarkan kalimat pembukaan ini

langsung pada pokok persoalan dan jelas.

 

Pada kalimat kedua surat lamaran kerja Anda harus dapat  menarik

perhatian si pembaca, tetapi hindari tipu muslihat.  Walaupun Anda

mencoba menjual kualifikasi Anda demi  jabatan yang Anda lamar,

jagalah supaya tulisan Anda tersebut tidak menjadi seperti iklan.

Sebaiknya pada bagian ini berisi ringkasan dari tujuan surat,

tuliskan:  “Latar belakang saya adalah dalam bidang………..………

kelihatannya sangat cocok dengan posisi ……......." 

c.  Alenia Kedua

Pada Alenia kedua tonjolkan bukan hanya kualifikasi yang tertulis

dalam resume, tetapi juga ketrampilan dan karakteristik lainnya yang

Anda miliki yang akan memberi nilai tambah bagi pembaca dan

perusahaan. Pada bagian ini Anda harus berusaha mengarahkan surat

pada kebutuhan, kepedulian, misi, dan tujuan yang ingin dicapai

perusahaan (sejauh yang Anda tahu), dan bagaimana kontribusi Anda

kelak akan menguntungkan dan meningkatkan pencapaian tujuan-tujuan

perusahaan tersebut. Dengan demikian Anda memberikan sesuatu yang

membedakan Anda dari kandidat lainnya yang memiliki ketrampilan yang

sama.

d.  Alenia Penutup
Bagian ini adalah satu-satunya tempat dimana Anda mengindikasikan

bahwa Anda mengharapkan balasan dari surat lamaran Anda baik melalui

telepon maupun surat atau email. Hindari kata-kata yang mengandung

ancaman, seperti: "jika saya tidak mendapat balasan dari Anda pada

tanggal …… saya akan menghubungi Anda.”  Pernyataan demikian,

sekalipun dari kandidat yang paling bagus, dapat membuat pembaca

segera ke meja sekretaris dan berpesan, “Kalau si x menelpon, catat

pesannya, kemudian buang saja!” Hindari juga untuk menelpon ke

perusahaan atau calon atasan Anda tanpa perjanjian terlebih dahulu,

karena hal tersebut akan semakin membuat mereka jengkel dan melupakan

lamaran Anda.   Sebaiknya indikasikan bahwa Anda tertarik dan

bersedia dihubungi sesuai waktu yang diberikan si pembaca, atau

dengan seijin pembaca Anda akan menelpon pada tanggal dan jam

tertentu untuk mendiskusikan posisi yang Anda incar, dengan catatan

bahwa jika waktu mereka tidak sesuai dengan harapan Anda,  maka

mereka mau menitipkan pesan untuk waktu yang sesuai pada resepsionis

atau petugas yang dapat menghubungi Anda.   

 

  3. Tanda Tangan & Nama Jelas

Pada akhir surat jangan lupa untuk membubuhkan tanda tangan dan

menuliskan nama lengkap anda.


Catatan: 

Pembaca surat lamaran Anda tidak peduli terhadap keinginan atau

keuntungan yang Anda harapkan, mereka hanya peduli terhadap apa yang

bisa Anda berikan bagi mereka.

Pusatkan setiap upaya Anda pada kebutuhan pembaca, jabatan yang Anda

lamar, dan perusahaan bersangkutan 

Selamat mencoba dan semoga berhasil 



Like this articles? share it with Share With FacebookFacebook
<< Back
0 Comment | 3731 hits | Posted by Callrid at 2007-03-13 11:04:26

Related Read

Add Comment
Name :
Web :
Comment :

Code :
 

Other Source
A Practical Guide On Complete Multivitamins
Many of us have a hard time deciding what the best multivitamin is for us. This is completely confusing and difficult especially when there are so many bottles to scan in the various aisles of the...

High Blood Pressure
The nutritional benefits of low-fat dairy products are well known for ages. The latest studies show that the ingredients of dairy products - some combination of milk proteins are effective and...

Welcome To Mimicwatch.com - Quality Luxury Replica Vacheron Constantin Watches At Affordable Price
When entering our online store at Mimicwatch.com, you are given an unique opportunity to choose among a wide selection of famous Replica Watches and Replica handbags such as Replica Vacheron...

Ebook Marketing Tips
A great way to have a product to sell on the Internet is an e-book which almost anyone can create. There is no longer any need for delaying with the simple process detailed below. If you are afraid...

Tactical Asset Marketing
Asset Management Different Asset Allocation Strategies Asset marketing is the process of dividing a portfolio into major asset categories such as cash, stocks, real estate, or...

Shout Box
2012-05-20 02:21:58 
bunga
Salam kenal
2012-05-19 18:31:58 
Fachmi Agung
blogwalking
2012-05-19 10:35:18 
Nawa-Birawa
blogwalking here
2012-05-14 17:45:08 
Agen Bola
mantap ini websitenya...
2012-05-05 08:22:16 
indri
Makasih ya atas trik blog walkingnya ... kunjungi blog saya ya ..

Site Partners


Search Articles

Web Statistic
No Visitor :
3088433
Today Visitor :
1819
Online Visitor :
1
what is my ip address? Page Rank Checker

< May 2012 >
SMTWTFS
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031

Increase Page Rank

Last Modified 08-November-2011, 23:21:04 pm
callrid.com Created 2006-2012 by Anton Ongsono
All rights reserved