Tuesday, 22 May 2012

Kata-kata dari Hati

Category : Renungan

Sebagian besar orang butuh mendengar "tiga kata sederhana" itu.
Kadang-kadang mereka mendengarnya pada saat yang tepat.

Aku berjumpa dengan Connie pada hari ia dibawa ke bangsal perawatan,
 tempatku bekerja sebagai tenaga relawan. Suaminya, Bill, berdiri
dengan gugup dekat-dekat ketika ia dipindahkan dari tempat tidur
 dorong ke tempat tidur rumah sakit. Walaupun Connie berada pada
 tahap-tahap akhir perjuangannya melawan kanker,
ia masih sadar dan ceria. Kami merasa ia sudah pasrah.
Aku sudah selesai menuliskan namanya pada semua peralatan rumah sakita
 yang akan digunakannya, lalu bertanya kalau-kalau ia masih membutuhkan
 sesuatu.

"Oh ya,"katanya, "Bisakah kamu tunjukkan pada saya bagaimana
 menggunakan TV? Saya sangat senang nonton opera sabun dan tak ingin
ketinggalan." Connie orang yang romantis. Dia menyukai opera-opera
sabun, novel-novel, dan film-film romantis dengan kisah cinta yang
 bagus. Ketika kami makin saling mengenal, ia membukakan rahasia
betapa frustasinya menikah 32 tahun lamanya dengan seorang pria yang
 selalu menyebutnya, "perempuan pandir".

"Oh, saya tahu Bill mencintai saya,"katanya,
"Tetapi dia tak pernah sekalipun mengatakan dia mencintai saya,
atau mengirimkan kartu2 pada saya." Ia berdesah lalu memandang ke luar
 jendela mengamati pepohonan di halaman.
"Akan saya berikan apa saja ia mengatakan "Aku mencintaimu", tetapi
hal itu memang bukan pembawaannya."

Bill menjenguk Connie setiap hari. Pada mulanya ia hanya duduk di
 samping tempat tidur sementara Connie menonton opera-opera sabun.
Kemudian ketika Connie mulai lebih banyak tidur, ia berjalan
 hilir mudik di gang di luar ruangan. Lalu setelah Connie tak lagi
 menonton TV dan makin sedikit saat-saat ia sadar,
aku mulai menghabiskan lebih banyak waktu dengan Bill.

Dia menceritakan pekerjaannya sebagai tukang kayu serta kesukaannya
 pergi memancing. Dia dan Connie tak mempunyai anak, tetapi mereka
menikmati saat-saat liburan dengan pergi melancong,
sampai Connie jatuh sakit. Bill tak dapat mengungkapkan
 perasaan-perasaannya menghadapi kenyataan istrinya dalam keadaan
sekarat.

Suatu hari, saat minum kopi di kafetaria, aku menggiringnya ke pokok
pembicaraan tentang wanita dan bagaimana mereka membutuhkan suasana
 romantis dalam hidup mereka. Betapa mereka suka akan kartu-kartu dan
surat-surat cinta yang sentimental.

"Apakah kamu katakan pada Connie bahwa kamu mencintainya?" aku bertanya
 (walau aku tahu jawabannya), dan ia melihat padaku seakan-akan aku
telah gila.
"Itu tak perlu saya lakukan,"katanya. "Dia tahu saya mencintainya"
"Saya yakin dia tahu,"kataku, meraih dan menyentuh tangannya - kasar,
 tangan seorang tukang kayu yang mengenggam cangkir seakan-akan itulah
 satu-satunya tempat ia bergantung.
"Tetapi ia butuh mendengar hal itu, Bill. Dia butuh mendengar bahwa
ia berarti bagimu selama sekian tahun. Cobalah pikirkan hal itu.

Kami kembali ke kamar Connie. Bill menghilang ke dalam, sedangkan aku
pergi mengunjungi pasien lainnya. Kemudian aku melihat bill duduk di
samping tempat tidur. Ia mengenggam tangan Connie saat ia tidur.
 Tanggal 12 Februari.

Dua hari kemudian aku berjalan menuju bangsal itu pada sore hari.
 Di sana berdiri Bill, bersender pada dinding gang, memandang ke lantai
awat kepala bahwa Connie telah meninggal pada pukul 11 pagi itu.

Ketika Bill melihatku, ia membiarkan dirinya dirangkul lama dalam
pelukan. Wajahnya basah oleh air mata dan ia tergetar. Akhirnya ia
kembali bersandar di tembok dan menghela napas panjang.

"Saya harus mengatakan sesuatu," katanya. "Saya harus mengatakan betapa
 lega rasanya berkata kepadanya.
" Ia berhenti untuk membersihkan hidungnya.
"lama saya memikirkan apa yang kamu katakan,
dan pagi ini saya mengatakan betapa saya amat mencintainya...
dan bahagia menikah dengannya. Andai saja kamu melihat senyumnya....."

Aku menuju ke kamar untuk mengucapkan salam perpisahanku pada Connie.
 Di sana, di meja samping tempat tidur, ada sebuah kartu valentine
yang besar dari Bill. Tentu anda juga tahu,
hal sentimental yang mengatakan, "Untuk istriku yangluar biasa...
Aku mencintaimu"

Like this articles? share it with Share With FacebookFacebook
<< Back
1 Comment | 2518 hits | Posted by Callrid at 2007-11-29 09:53:54

Related Read

Add Comment
Name :
Web :
Comment :

Code :
 

Other Source
A Practical Guide On Complete Multivitamins
Many of us have a hard time deciding what the best multivitamin is for us. This is completely confusing and difficult especially when there are so many bottles to scan in the various aisles of the...

High Blood Pressure
The nutritional benefits of low-fat dairy products are well known for ages. The latest studies show that the ingredients of dairy products - some combination of milk proteins are effective and...

Welcome To Mimicwatch.com - Quality Luxury Replica Vacheron Constantin Watches At Affordable Price
When entering our online store at Mimicwatch.com, you are given an unique opportunity to choose among a wide selection of famous Replica Watches and Replica handbags such as Replica Vacheron...

Ebook Marketing Tips
A great way to have a product to sell on the Internet is an e-book which almost anyone can create. There is no longer any need for delaying with the simple process detailed below. If you are afraid...

Tactical Asset Marketing
Asset Management Different Asset Allocation Strategies Asset marketing is the process of dividing a portfolio into major asset categories such as cash, stocks, real estate, or...

Shout Box
2012-05-20 02:21:58 
bunga
Salam kenal
2012-05-19 18:31:58 
Fachmi Agung
blogwalking
2012-05-19 10:35:18 
Nawa-Birawa
blogwalking here
2012-05-14 17:45:08 
Agen Bola
mantap ini websitenya...
2012-05-05 08:22:16 
indri
Makasih ya atas trik blog walkingnya ... kunjungi blog saya ya ..

Site Partners


Search Articles

Web Statistic
No Visitor :
3088481
Today Visitor :
1707
Online Visitor :
1
what is my ip address? Page Rank Checker

< May 2012 >
SMTWTFS
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031

Increase Page Rank

Last Modified 08-November-2011, 23:21:04 pm
callrid.com Created 2006-2012 by Anton Ongsono
All rights reserved