Thursday, 09 February 2012

Sediakan Waktu

Category : Renungan
Hari pertama kuliah di kampus, profesor memperkenalkan diri dan menantang  kami untuk berkenalan dengan seseorang yang belum kami kenal. Saya berdiri  dan melihat sekeliling ketika sebuah tangan lembut menyentuh bahu saya. Saya  menengok dan mendapati seorang wanita tua, kecil, dan berkeriput, memandang  dengan wajah yang berseri-seri dengan senyum yang cerah. Ia menyapa, "Halo  anak cakep. Namaku Rose. Aku berusia delapan puluh tujuh. Maukah kamu  memelukku?"

Saya tertawa dan dengan antusias menyambutnya, "Tentu saja boleh!". Dia pun  memberi saya pelukan yang sangat erat. "Mengapa kamu ada di kampus pada usia  yang masih begitu muda dan tak berdosa seperti ini?" tanya saya berolok-olok. Dengan bercanda dia menjawab, "Saya di sini untuk menemukan  suami yang kaya, menikah, mempunyai beberapa anak, kemudian pensiun dan  bepergian."

"Ah yang serius?" pinta saya. Saya sangat ingin tahu apa yang telah  memotivasinya untuk mengambil tantangan ini di usianya. "Saya selalu  bermimpi untuk mendapatkan pendidikan tinggi dan kini saya sedang  mengambilnya!" katanya. Setelah jam kuliah usai, kami berjalan menuju kantor  senat mahasiswa dan berbagi segelas chocolate milkshake. Kami segera akrab.  Dalam tiga bulan kemudian, setiap hari kami pulang bersama-sama dan  bercakap-cakap tiada henti. Saya selalu terpesona mendengarkannya berbagi  pengalaman dan kebijaksanaannya. Setelah setahun berlalu, Rose menjadi  bintang kampus dan dengan mudah dia berkawan dengan siapapun. Dia suka  berdandan dan segera mendapatkan perhatian dari para mahasiswa lain. Dia  pandai sekali menghidupkannya suasana.

Pada akhir semester kami mengundang Rose untuk berbicara di acara makan  malam klub sepak bola kami. Saya tidak akan pernah lupa apa yang  diajarkannya pada kami. Dia diperkenalkan dan naik ke podium. Begitu dia  mulai menyampaikan pidato yang telah dipersiapkannya, tiga dari lima kartu  pidatonya terjatuh ke lantai. Dengan gugup dan sedikit malu dia bercanda  pada mikrofon. Dengan ringan berkata, "Maafkan saya sangat gugup. Saya sudah  tidak minum bir. Tetapi wiski ini membunuh saya. Saya tidak bisa menyusun  pidato saya kembali, maka ijinkan saya menyampaikan apa yang saya tahu."

"Kita tidak pernah berhenti bermain karena kita tua. Kita menjadi tua karena  berhenti bermain. Hanya ada empat rahasia untuk tetap awet muda, tetap  menemukan humor setiap hari. Kamu harus mempunyai mimpi. Bila kamu  kehilangan mimpi-mimpimu, kamu mati. Ada banyak sekali orang yang berjalan  di sekitar kita yang mati namun mereka tak menyadarinya." "Sungguh jauh  berbeda antara menjadi tua dan menjadi dewasa. Bila kamu berumur sembilan  belas tahun dan berbaring di tempat tidur selama satu tahun penuh, tidak  melakukan apa-apa, kamu tetap akan berubah berubah menjadi dua puluh tahun.  Bila saya berusia delapan puluh tujuh tahun dan tinggal di tempat tidur  selama satu tahun, tidak melakukan apapun, saya tetap akan menjadi delapan  puluh delapan. Setiap orang pasti menjadi tua. Itu tidak membutuhkan suatu  keahlian atau bakat. Tumbuhlah dewasa dengan selalu mencari kesempatan  dalam perubahan."

"Jangan pernah menyesal. Orang-orang tua seperti kami biasanya tidak  menyesali apa yang telah diperbuatnya, tetapi lebih menyesali apa yang  tidak kami perbuat. Orang-orang yang takut mati adalah mereka yang hidup  dengan penyesalan."

Rose mengakhiri pidatonya dengan bernyanyi "The Rose". Dia menantang setiap orang untuk mempelajari liriknya dan menghidupkannya dalam kehidupan  sehari-hari.

Akhirnya Rose meraih gelar sarjana yang telah diupayakannya sejak beberapa  tahun lalu. Seminggu setelah wisuda, Rose meninggal dunia dengan damai.  Lebih dari dua ribu mahasiswa menghadiri upacara pemakamannya sebagai  penghormatan pada wanita luar biasa yang mengajari kami dengan memberikan  teladan bahwa tidak ada yang terlambat untuk apapun yang bisa kau lakukan.  Ingatlah, menjadi tua adalah kemestian, tetapi menjadi dewasa adalah pilihan.

Sediakan waktu untuk berpikir, itulah sumber kekuatan.
Sediakan waktu untuk bermain, itulah rahasia awet muda.
Sediakan waktu untuk membaca, itulah landasan kebijaksanaan.
Sediakan waktu untuk berteman, itulah jalan menuju kebahagiaan.
Sediakan waktu untuk bermimpi, itulah yang membawa anda ke bintang.
Sediakan waktu untuk mencintai dan dicintai, itulah hak istimewa Tuhan.
Sediakan waktu untuk melihat sekeliling anda, hari anda terlalu singkat untuk mementingkan diri sendiri.
Sediakan waktu untuk tertawa, itulah musik jiwa.

Like this articles? share it with Share With FacebookFacebook
<< Back
0 Comment | 742 hits | Posted by Callrid at 2007-12-17 09:17:30

Related Read

Add Comment
Name :
Web :
Comment :

Code :
 

Other Source
A Practical Guide On Complete Multivitamins
Many of us have a hard time deciding what the best multivitamin is for us. This is completely confusing and difficult especially when there are so many bottles to scan in the various aisles of the...

High Blood Pressure
The nutritional benefits of low-fat dairy products are well known for ages. The latest studies show that the ingredients of dairy products - some combination of milk proteins are effective and...

Welcome To Mimicwatch.com - Quality Luxury Replica Vacheron Constantin Watches At Affordable Price
When entering our online store at Mimicwatch.com, you are given an unique opportunity to choose among a wide selection of famous Replica Watches and Replica handbags such as Replica Vacheron...

Ebook Marketing Tips
A great way to have a product to sell on the Internet is an e-book which almost anyone can create. There is no longer any need for delaying with the simple process detailed below. If you are afraid...

Tactical Asset Marketing
Asset Management Different Asset Allocation Strategies Asset marketing is the process of dividing a portfolio into major asset categories such as cash, stocks, real estate, or...

Shout Box
2012-02-06 19:57:17 
rumah dijual
selalu dagdigdug kalau bertemu dia
2012-02-03 05:38:35 
mobil bekas
jalan-jalan
2012-02-02 19:39:38 
Meilani
wkwkwkwkwk
2012-02-01 12:38:12 
Software Akuntansi
Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik
2012-01-27 13:53:07 
CEndy Bellyone
keRRen cEndy hampir nangis T-T
Callrid : Kenapa?

Site Partners


Search Articles

Web Statistic
No Visitor :
2709284
Today Visitor :
1827
Online Visitor :
1
what is my ip address? Page Rank Checker

< Feb 2012 >
SMTWTFS
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
26272829

Increase Page Rank

Last Modified 08-November-2011, 23:21:04 pm
callrid.com Created 2006-2010 by Anton Ongsono
All rights reserved