Wednesday, 23 May 2012

Antara Memiliki dan Menikmati

Category : Renungan

Seorang bos perusahaan besar suatu ketika mengunjungi kantor-kantor perusahaannya di seantero negeri. Mengingat waktu yang sangat terbatas, maka berbagai pertemuan telah disiapkan dengan jadwal sangat ketat. Jadwal super ketat tersebut mengakibatkan tak ada waktu luang sama sekali. Bahkan, waktu makan siang pun akan dilewatkan dengan suatu pertemuan terakhir sebelum si bos meninggalkan kota itu menuju kota yang lain. Makan siang itu dihadiri para direktur dan manajer perusahaan. Maka tanpa menyia-nyiakan waktu sedikit pun, si bos memulai presentasinya. Yangmenarik, selama ia berbicara, para hadirin justru sibuk menyantap makanan. Begitulah yang terjadi selama setengah jam pertama.

Berikutnya adalah acara tanya-jawab. Selain untuk memberi kesempatan kepada hadirin mengungkapkan pikiran-pikiran mereka, acara ini sebenarnya juga untuk memberikan kesempatan pada si bos untuk menikmati makan siangnya. Sayangnya, pertanyaan-pertanya an hadirin sangat singkat. Justru jawabannya yang sangat panjang. Ini membuat si bos menunda lagi makan siangnya sampai pertemuan berakhir. Lantas, dapatkah ia menikmati makan siangnya setelah itu Ternyata tidak. Ia harus buru-buru menuju bandara untuk menghadiri pertemuan berikutnya di kota lain.

Para pembaca, apa komentar Anda terhadap si bos tadi Sekarang mana yang Anda pilih, menjadi bos yang berkuasa, kaya dan terhormat seperti contoh di atas ataukah sekadar bisa menikmati makan siang yang lezat. Inilah perbedaan antara memiliki dan menikmati. Banyak orang salah kaprah dan beranggapan bahwa memiliki itu jauh lebih penting. Karenanya, mereka berusaha mendapatkan harta lebih banyak dan lebih banyak lagi. Padahal, harta yang banyak itu membuat mereka senantiasa diliputi rasa takut. Akibatnya, mereka tak bisa lagi menikmati hidup yang aman, damai dan sejahtera.

Banyak orang yang memiliki, tapi tak sempat menikmati. Sebaliknya, banyak juga orang yang tak memiliki tapi bisa menikmati. Cobalah lihat vila-vila yang kini menjamur di kawasan Puncak. Siapakah yang memiliki vila tersebut Namun, siapakah sebenarnya yang selalu menikmatinya. Ada juga cerita mengenai seorang pengacara terkenal yang suatu ketika mengunjungi pameran mebel. Ia tertarik dengan meja makan berharga ratusan juta dan tanpa pikir panjang langsung membelinya. Yang menarik, setelah meja tersebut dikirim ke rumahnya, ia menjadi kebingungan. Perabot di rumahnya sudah sangat banyak dan tak ada lagi tempat tersisa. Inilah contoh dari memiliki tetapi tidak menikmati.

Kunci kebahagiaan kita sebenarnya tidak terletak pada apa yang kita miliki, tetapi pada apa yang kita nikmati. Bahkan, orang yang kaya dalam arti yang sesungguhnya bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apa pun yang ia miliki.

Ada beberapa hal lagi yang menarik dari kedua paradigma ini. Pertama, orang yang menganut paradigma memiliki senantiasa memfokuskan perhatiannya pada hal-hal yang belum ia miliki. Dengan demikian, sebanyak apa pun harta yang ia miliki, selalu saja ada kesenjangan (gap) yang cukup besar dengan apa yang ia inginkan. Kesenjangan ini tentu saja menciptakan perasaan serba kurang dan tidak puas. Orang seperti ini tak pernah mengenal kata cukup. Ia selalu menginginkan lebih banyak lagi dan cenderung serakah terhadap kehidupan.

Sebaliknya, orang yang menganut paradigma menikmati senantiasa memfokuskan perhatiannya pada apa yang telah ia miliki. Semakin ia memikirkan apa yang sudah ia miliki, semakin mudahlah ia menikmatinya. Pada gilirannya ini akan melahirkan perasaan aman, tenteram dan damai. Dan ajaibnya, semakin ia menikmati apa-apa yang telah ia miliki, semakin bertambah pula kenikmatan yang diperolehnya.

Kedua, tanpa adanya kemampuan menikmati, maka betapapun banyaknya harta yang Anda miliki tak akan pernah membuat Anda puas dan bahagia. Ini seperti pengalaman yang mungkin pernah terjadi sewaktu Anda masih kecil. Ketika Anda sakit, orang tua Anda malah menghibur Anda dengan berbagai makanan yang lezat. Padahal, Anda sedang kehilangan kemampuan menikmati. Dalam kehidupan sehari-hari, banyak juga orang yang memiliki kekayaan yang luar biasa, tetapi ironisnya untuk bisa makan saja sulitnya bukan main. Ada orang yang harus melakukan berbagai diet yang ketat. Ada juga orang yang makannya saja harus ditakar.

Ketiga, saya belajar bahwa semakin banyak yang kita miliki, semakin berkuranglah kenikmatan yang kita dapatkan. Kalau Anda memiliki satu mobil, Anda akan benar-benar merawat, menjaga dan menikmatinya. Namun, begitu mobil Anda bertambah menjadi dua, perhatian Anda terpecah, dan karena itu kenikmatan yang semula Anda dapatkan dari satu mobil mulai berkurang.

Dalam hal makanan, saya pun menemukan hal yang sama. Semakin banyak yang kita makan, semakin berkuranglah kenikmatan yang akan kita dapatkan. Karena itu, sementara dulu saya selalu makan sampai benar-benar merasa kenyang, sekarang saya justru berhenti sebelum kenyang. Justru hal inilah yang akan melahirkan perasaan nikmat yang luar biasa.

Agar bisa menikmati hidup, kita perlu benar-benar membuka mata kita untuk bisa melihat semua rahmat Tuhan yang telah kita miliki. Kalau Anda  memiliki anak, Anda perlu membuka diri sehingga Anda benar-benar dapat merasakan nikmatnya memiliki anak. Kalau orang tua Anda masih hidup, Anda perlu benar-benar merasakan nikmatnya memiliki orang tua. Kalau Anda memiliki pekerjaan, Anda perlu juga merasakan nikmatnya memiliki pekerjaan. Menikmati hanya akan muncul bila kita mampu memasuki masa sekarang dan menjalani prosesnya setahap demi setahap. Dengan demikian, kenikmatan itu akan bertambah besar. Dan lebih jauh lagi, hidup kita senantiasa diliputi perasaan syukur.

Like this articles? share it with Share With FacebookFacebook
<< Back
0 Comment | 844 hits | Posted by Callrid at 2009-03-30 09:53:40

Related Read

Add Comment
Name :
Web :
Comment :

Code :
 

Other Source
A Practical Guide On Complete Multivitamins
Many of us have a hard time deciding what the best multivitamin is for us. This is completely confusing and difficult especially when there are so many bottles to scan in the various aisles of the...

High Blood Pressure
The nutritional benefits of low-fat dairy products are well known for ages. The latest studies show that the ingredients of dairy products - some combination of milk proteins are effective and...

Welcome To Mimicwatch.com - Quality Luxury Replica Vacheron Constantin Watches At Affordable Price
When entering our online store at Mimicwatch.com, you are given an unique opportunity to choose among a wide selection of famous Replica Watches and Replica handbags such as Replica Vacheron...

Ebook Marketing Tips
A great way to have a product to sell on the Internet is an e-book which almost anyone can create. There is no longer any need for delaying with the simple process detailed below. If you are afraid...

Tactical Asset Marketing
Asset Management Different Asset Allocation Strategies Asset marketing is the process of dividing a portfolio into major asset categories such as cash, stocks, real estate, or...

Shout Box
2012-05-20 02:21:58 
bunga
Salam kenal
2012-05-19 18:31:58 
Fachmi Agung
blogwalking
2012-05-19 10:35:18 
Nawa-Birawa
blogwalking here
2012-05-14 17:45:08 
Agen Bola
mantap ini websitenya...
2012-05-05 08:22:16 
indri
Makasih ya atas trik blog walkingnya ... kunjungi blog saya ya ..

Site Partners


Search Articles

Web Statistic
No Visitor :
3088656
Today Visitor :
1853
Online Visitor :
1
what is my ip address? Page Rank Checker

< May 2012 >
SMTWTFS
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031

Increase Page Rank

Last Modified 08-November-2011, 23:21:04 pm
callrid.com Created 2006-2012 by Anton Ongsono
All rights reserved